Malang, Agustus 2012
Layaknya bayi yang baru pertama lahir, ia menangis karena tidak tahu dunia baru seperti apa. Namun kawanku yang satu ini, Risman Widodo atau yang akrab dipanggil Wiwid di Kekalik, dan Bung Risman di Malang Raya punya cerita yang mengagumkan.
Buntu, itulah kata pertama saya tentang Kota Malang. Pengetahuan yang sempit tentang kota ini, membuat saya banyak bertanya kepadanya. Maklum ia lebih dulu mengadu nasib dan berjuang disini. Memori flashback membuat saya memutar kembali memori konyol tentang bualan mahasiswa kepada seorang maba yang sedang buta.
Kamis, 31 Desember 2015
Racauan: Mengapa Semangatnya Kadang - Kadang
Ayo buat blog, ayo menulis. Jos Semangat
Mengapa kalau semangat hanya sesaat?
Keimanan manusia naik turun. Hal tersebut telah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam riwayatnya. Begitu pula semangat. Ia juga naik turun. Terkadang kita semangat pada suatu hal, namun setelah menjalaninya semangat itu hilang, hangus, koyak ditelan gelap - gelap sepi. Opo sih
Kalian pasti pernah merasa demikian. Melihat teman punya skateboard, langsung beli skateboard. Lihat teman main duel otak, langsung download. Ada kawan punya pacar, pingin punya pacar. Eh. Mengapa bisa demikian? Tanya kenapa? Jangan tanya saya. Setiap sesuatu ada masanya, setiap masa ada sesuatunya.
Trend. Klaim saya, orang Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sebuah trend. Masa film kartun, semua televisi ramai menyetel film kartun. Jangan muluk - muluk berpikiran karena televisi pro anak, atau tayangan dulu lebih menghibur. Semua karena trend. Semua karena mode, semua karena pasar, semua karena kapitalis liberalis yang mengancam kedaulatan negara Indonesia. Tsaaah, Hidup Khilafah.
Semangat kadang - kadang, juga menghinggapi saya. Seorang remaja tanggung nan tampan yang dikelilingi oleh para perempuan jomblo dan dijomblokan. Pingin buat blog, sudah menulis satu dua kali. Lalu dilanda kemalasan. Tepat 3 blog yang sudah dibuat. Apa isinya? Tidak berlanjut. Mati blognya, dimakan rayap-rayap pixel laptop yang tidak terlihat. Mati blognya, ditertawakan youtube yang disetel berulang-ulang. Mulai Wali hingga Armada, mulai film inspiratif hingga bokep remaja. Astagfirullah
Lalu pertanyaannya mengapa manusia kalau semangat hanya sesaat?
Mungkin anda bisa bertanya kepada teman-teman psikologi. Bagaimana hati dan semangat manusia terhadap sesuatu. Adakah peran hormon didalamnya? Atau bisa bertanya pada sahabat dari sosiologi, tentang pengaruh lingkungan bagi semangatnya manusia.
Mungkin salah satu jawabannya ialah, karena konsisten itu sulit. Tuhan telah berfirman, ia menyukai sesuatu yang kecil tapi konsisten dibanding sesuatu yang besar tapi satu kali. Tuhan sudah mengingatkan, ia tahu hati dan semangat manusia. Makanya konsisten itu berat.
Lalu apa yang mudah?
Yang mudah adalah semangat. Walau semangatnya kadang - kadang, ia harus tetap terjaga. Ayo jaga semangatnya. Supaya semangatnya gak kadang - kadang.
Racauan, 31 Desember 2015
Mengapa kalau semangat hanya sesaat?
Keimanan manusia naik turun. Hal tersebut telah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam riwayatnya. Begitu pula semangat. Ia juga naik turun. Terkadang kita semangat pada suatu hal, namun setelah menjalaninya semangat itu hilang, hangus, koyak ditelan gelap - gelap sepi. Opo sih
Kalian pasti pernah merasa demikian. Melihat teman punya skateboard, langsung beli skateboard. Lihat teman main duel otak, langsung download. Ada kawan punya pacar, pingin punya pacar. Eh. Mengapa bisa demikian? Tanya kenapa? Jangan tanya saya. Setiap sesuatu ada masanya, setiap masa ada sesuatunya.
Trend. Klaim saya, orang Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sebuah trend. Masa film kartun, semua televisi ramai menyetel film kartun. Jangan muluk - muluk berpikiran karena televisi pro anak, atau tayangan dulu lebih menghibur. Semua karena trend. Semua karena mode, semua karena pasar, semua karena kapitalis liberalis yang mengancam kedaulatan negara Indonesia. Tsaaah, Hidup Khilafah.
Semangat kadang - kadang, juga menghinggapi saya. Seorang remaja tanggung nan tampan yang dikelilingi oleh para perempuan jomblo dan dijomblokan. Pingin buat blog, sudah menulis satu dua kali. Lalu dilanda kemalasan. Tepat 3 blog yang sudah dibuat. Apa isinya? Tidak berlanjut. Mati blognya, dimakan rayap-rayap pixel laptop yang tidak terlihat. Mati blognya, ditertawakan youtube yang disetel berulang-ulang. Mulai Wali hingga Armada, mulai film inspiratif hingga bokep remaja. Astagfirullah
Lalu pertanyaannya mengapa manusia kalau semangat hanya sesaat?
Mungkin anda bisa bertanya kepada teman-teman psikologi. Bagaimana hati dan semangat manusia terhadap sesuatu. Adakah peran hormon didalamnya? Atau bisa bertanya pada sahabat dari sosiologi, tentang pengaruh lingkungan bagi semangatnya manusia.
Mungkin salah satu jawabannya ialah, karena konsisten itu sulit. Tuhan telah berfirman, ia menyukai sesuatu yang kecil tapi konsisten dibanding sesuatu yang besar tapi satu kali. Tuhan sudah mengingatkan, ia tahu hati dan semangat manusia. Makanya konsisten itu berat.
Lalu apa yang mudah?
Yang mudah adalah semangat. Walau semangatnya kadang - kadang, ia harus tetap terjaga. Ayo jaga semangatnya. Supaya semangatnya gak kadang - kadang.
Racauan, 31 Desember 2015
Kisah Kesumba: Sebuah Resolusi Kesekian di Tahun 2016
Resolusi Kesekian di Tahun 2016 adalah Konsisten Menulis di Blog Pribadi!!!!
Yeayy
31 Desember 2015
Sebuah blog kembali dirombak karena tidak konsisten. Dulu pernah buat dua blog, tapi malas melanjutkan (silverwayspratama.blogspot.com dan catatansilverways.blogspot.com). Kini saya hadir dengan blog baru yang bernama Kisah Kesumba.
Tidak banyak yang akan saya tulis di posting pertama hari ini. Harapan sederhana dari saya, semoga selalu konsisten dan bisa membuat kisah-kisah tak terlupakan semasa kuliah. Semoga blog ini bisa menjadi penyimpan kenangan, dan penutur kisah semasa kuliah.
Semangat, Selamat Tahun Baru 2016
Langganan:
Komentar (Atom)