Kalau bingung apa yang akan kamu tulis? Coba tengok lagi lemari kamu, disitu ada buku semasa organisasi Sekolah Menengah, kali aja ada yang menarik. Kalau tidak cukup, coba tengok rak buku bagian bawah, disitu ada buku catatan yang tidak beraturan. Buku - Buku semasa organisasi kuliah yang tidak beraturan, menyimpan catatan pertemuan demi pertemuan.
Entah sejak kapan, saya hobi mencatat. Ketika mendengarkan saya mencatat, ketika kuliah saya mencatat, bahkan ketika berbicara saya mencatat. Sayangnya saya tidak dianugerahi bakat menulis indah. Jadi terkesan tidak beraturan.
Coba saja ditengok, buku-buku itu. Ada yang warna kuning tipis, cerita daftar sponsor dan kepanitiaan seminar kemuslimahan. Belum lagi ada buku yang sampulnya telah hilang, itu buku organisasi dua tahun yang bercerita tentang konsep-konsep organisasi. Belum lagi catatan kuliah yang tercampur - campur. Tak beraturan, tapi indah. Penuh garis, penuh cerita. Bercerita banyak hubungan, banyak relasi, bila a menjadi b, dan setelah b berharap c.
Terima kasih Tuhan, telah kau anugerahkan kesempatan untuk mencatat. Setidaknya ada sesuatu yang bisa kukenang.
Malang, 3 Januari 2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar