Laman

Kamis, 21 Januari 2016

Senin 18 Juli 2012: Malang

Malang, Universitas Brawijaya.

Disini tempatnya saya akan menghabiskan waktu.
Bismillah.

Malang, kota yang dingin.
Sebelum daftar ulang, saya sempat berkeliling memutari lingkar UB.
Disana banyak ruko dan penjual lalapan.
Tidak ada nasi bungkus, yang ada nasi campur.

Malamnya, saya bertemu kawan.
Ia salah seorang aktivis di Kota Malang. Katanya sih begitu.
Ia banyak bercerita, tentang kehidupan kampus.
Saya langsung diperkenalkan tentang OMEK dan Ideologi.

Waw.

Sekarang saya baru mengingat, bahkan sebelum resmi menjadi maba.
Saya akan dikader.
Hidup Mahasiswa ternyata seru.

Seninnya. Saya masuk sendirian.
Disana saya mengenal Imam. Kelak ia menjadi Ketua Komisariat HMI FISIP.
Pulangnya saya mencari Bayu Satria, ia pun menjadi Ketua Penggerak KAMMI FISIP.
Belum kuliah saya sudah mengenal dua mahasiswa baru yang kelak akan menggerakkan aktivisme di FISIP.

Siangnya kami keluar dari GOR Pertamina.
Kami disambut mahasiswa lama, yang berteriak "FISIP FISIP"
Saya lupa, apakah ada arahan untuk menerima informasi dari luar.
Saya cuek saja, saya diminta nomor hape oleh mahasiswa lama.
Saya kasih saja, baru saya ketahui itu database mereka.

Waktu itu, saya tanya.
Kak, OMEK itu apa?
Mereka kaget.
Hampir saya di kader.
Disana banyak mahasiswa lama berkeliaran.

Kelak tahun berikutnya, saya juga barangkali seperti mereka.
Ternyata tidak. Saya tidak melakukannya.
Imam dan Bayu yang melakukannya.
Mencari massa, mencari kader, mencari aktivis sejak awal.

Hidup Mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar